Kok gitu? Unglaublich… Ok deh …. (4)

DISCLAIMER…!!!
Tulisan ini hanya berdasarkan dari pengalaman dan pengamatan sepintas yang dangkal, serta cerita dari beberapa teman yang sudah lama menetap di Jerman. Ini tidak menggambarkan sifat orang Jerman dan Indonesia secara umum.

Giessen – Dalam pergaulan dengan orang Jerman, ada beberapa hal yang membuat masing-masing dari kita hanya geleng-geleng kepala.

Sekolah adalah WAJIB

Bersekolah adalah WAJIB bagi setiap anak warga negara Jerman atau orang yang memiliki ijin tinggal (resident permit). Bukan wajib belajar seperti di Indonesia, WAJIB disini adalah benar-benar HARUS dilakukan. Artinya orangtua akan mendapat sanksi denda jika anak tidak bersekolah. Bahkan sekolah dapat mengenakan denda pada orangtua jika si anak membolos.

Tentu saja kewajiban ini didukung dengan meng-gratiskan seluruh biaya pendidikan dan potongan harga tertentu untuk mengakses bioskop, teater, kantin kampus (mensa), museum, dan transportasi.

November Kelabu

Bulan November adalah bulan kelabu di Jerman. Memasuki musim dingin, dedaunan sudah rontok semua dan menyisakan ranting-ranting basah. Suhu mulai turun menjadi sekitar 2 – 8C di siang hari, namun salju belum nampak. Kadang meski hujan salju, tapi masih sangat tipis dan mencair begitu menyentuh bumi. Sementara itu, hujan turun hampir sepanjang hari disertai angin kencang nan dingin.

Suasana seperti ini sedikit banyak mempengaruhi perilaku orang di jalan. Orang-orang berjalan cepat sambil menunduk, ingin segera meninggalkan dinginnya jalanan. Jarang sekali ada senyum ramah di wajah mereka. Entah kenapa, mayoritas orang mengenakan jaket/jas berwarna hitam atau kelabu. Jarang dijumpai orang berjaket warna cerah. Semua serba hitam dan kelabu. Bahkan para profesor di kampus pun hampir semua berjas hitam. Kenapa? Apakah ini memang tradisi setiap November?

Harga BBM

Harga BBM di Jerman berbeda-beda di tiap SPBU. Bahkan harganya pun berubah dalam hitungan jam. Umumnya harga akan lebih murah di SPBU yang lokasinya di pinggir kota dan pada saat dini hari. Daftar harga di setiap SPBU bisa dicek secara online. Bahkan ada aplikasi smartphone untuk mencari SPBU dengan harga BBM murah.

Harga bensin di Giessen (08.08.2016) berkisar antara 1.17 – 1.45 euro per liter (sekitar Rp 17,010 – 21,081 per liter). Harga di kota Frankfurt bisa lebih murah (1.17 – 1.40 euro per liter). Sedang di Berlin sekitar 1.20 – 1.50 euro per liter. Harga ini selalu berubah tiap waktu.

Biaya Alkohol

Dalam suatu diskusi, seorang profesor di Jerman menyarankan bahwa batas konsumsi alkohol per hari di Jerman harus lebih dikurangi lagi dari rata-rata 40.0 ke 12.5 gram/hari, bila perlu langsung ke 0 gram/hari seperti yang (seharusnya) dilakukan orang-orang muslim.

Selain sudah jelas efek negatifnya terhadap organ-organ dalam terutama liver, perlu di ketahui juga:
Jumlah omset dari İndustri Alkohol di Jerman adalah sekitar 14.3 milyar Euro/tahun, sementara pemasukan lewat pajak sekitar 3.3 milyar Euro/tahun.

Tetapi biaya terapi penyakit yg disebabkan konsumsi alkohol juga tidak sedikit, yaitu 24.4 milyar Euro/tahun (analog juga untuk rokok). Deutche Welle dan WHO juga menyebutkan bahwa kerugian ekonomi dari alkohol juga termasuk kerugian akibat pekerjaan yang terhenti, pensiun dini, dan disabilitas; serta biaya sosial dan penegakan hukum yang biasanya belum diperhitungkan.

Mengutip dari situs World Life Expectancy, tingkat kematian akibat alkohol di Jerman termasuk sangat tinggi, sekitar 4.59 orang per 100 ribu penduduk. Hampir dua kali lipat dari USA (2.91). Indonesia sendiri hanya berkisar 0.52 orang per 100 ribu orang.


Lihat Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7

Advertisements

6 thoughts on “Kok gitu? Unglaublich… Ok deh …. (4)

  1. Pingback: Kok gitu? Unglaublich… Ok deh …. (7) | Kurniawan's Page

  2. Pingback: Kok gitu? Unglaublich… Ok deh …. (6) | Kurniawan's Page

  3. Pingback: Kok gitu? Unglaublich… Ok deh …. (Part 5) | Kurniawan's Page

  4. Pingback: Kok gitu? Unglaublich… Ok deh …. (Part 3) – Kurniawan's Page

  5. Pingback: Kok gitu? Unglaublich… Ok deh …. (Part 2) – Kurniawan's Page

  6. Pingback: Kok gitu? Unglaublich… Ok, deh …. (Part 1) – Kurniawan's Page

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s