Jerman menghapus noda-noda NAZI

Giessen an der Lahn – NAZI yang berkuasa di Jerman sejak (1933-1945) meninggalkan noda kelam dalam sejarah Jerman. Kekalahan Nazi Jerman pada Perang Dunia benar-benar membuat Jerman menjadi pesakitan Eropa. Memang, Jerman segera bangkit dan menjadi negara kuat di Eropa baik secara politik maupun ekonomi.

Tapi noda sejarah itu tidak akan pernah hilang…

Jerman sendiri berusaha menghapus noda ini. Paling tidak dengan menyatakan bahwa bahwa Jerman modern tidak ada sangkut pautnya dengan Hitler dan Nazi. Mulai dengan tidak mengakui Hitler sebagai warga Münich sampai pada penghancuran gedung simbol Nazi, serta mengganti nama-nama jalan, tempat, dan gedung yang ada sangkut pautnya dengan Nazi.

Salah satunya ada Otto-Eger Heim di Leihgesterner Weg, Giessen. Otto Eger (1877-1949) adalah ahli hukum di University of Ludoviciana (sekarang Justus-Liebig University Giessen). Dia juga ketua pertama dari Studentenwerk Giessen. Melalui organisasi ini dibangun gedung yang sekarang menjadi gedung Studentenwerk (apartemen mahasiswa sekaligus kantin mahasiswa (mensa)) di tahun 1929. Kemudian gedung ini dinamai  Otto-Eger Heim. Otto juga pernah menjabat Rektor JLU dua kali yaitu 1923/1924 dan 1930/1931.

20160715_104122

Otto-Eger Heim, sekarang Mildred Harnack-Fish Haus (Foto: Kurniawan, 2015)

Pada tahun 1933, keterlibatannya dalam beberapa klub reaksioner membawanya bergabung dengan NASDAP, NS-Rechtwahrerbund dan NS-Volkswohlfahrt yang berafiliasi ke Nazi. Dan dalam asosiasi akademik pun dia menunjukkan dukungan yang kuat kepada Nazi (Giessener-Allgemeine). Namun, akhir perang dunia II berakibat pada kemuduran pada karirnya. Dua anaknya pun tewas dalam perang. Akhirnya dia meninggal dalam usia 71 tahun dalam kondisi sakit.

Setelah kematiannya, sikap dan aktivitasnya di partai Nazi mulai diungkap.Beberapa dokumen surat, misalnya selama menjabat sebagai pengurus di sebuah klub konser opera, dijadikan bukti kuat bahwa Otto menginginkan gedung konser diubah menjadi bergaya Nazi disertai dengan jargon politik Nazi.

Nama komplek gedung Otto-Eger Heim mulai diusulkan untuk diubah namanya sejak 1989. Akhirnya pada Desember 2015, nama gedung tersebut resmi diubah menjadi Mildred Harnack-Fish Haus

Mildred Harnack-Fish (1902-1943) adalah seorang ahli sejarah sejarah, guru, penterjemah, penulis, dan anggota gerakan anti-Nazi. Mildred lahir di Milwaukee, USA. Kemudian setelah menikah, bersama suami pindah dan bekerja di Justus-Liebig University Giessen tahun 1929. Tahun 1930 mereka pindah ke Berlin dan mulai tertarik pada komunisme model Uni Soviet. Tahun 1942, dia dan suaminya ditangkap karena aktif dalam kelompok diskusi anti-Hitler, yang oleh Gestapo disebut dengan grup resisten Rote Kapelle. Grup ini dituduh berhubungan dengan agen Soviet untuk membocorkan Operasi Barbarossa, membocorkan lokasi aset-aset Jerman di USA, serta berhubungan dengan gerakan bawah tanah anti-Nazi lainnya. Suaminya dihukum mati pada 22 Desember 1942. Mildred sendiri dihukum pancung pada 16 February 1943. Kata terakhirnya sebelum dieksekusi adalah: “Ich liebe Deutschland auch so geliebt” (Aku mencintai Jerman dengan sangat).

Beginilah salah satu cara Jerman menghapus noda lama. Biarlah sejarah Nazi dan Hitler cukup ada di museum saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s