Goethe dan Islam

Giessen – Tulisan ini terinspirasi dari tulisan Ustadz Salim A. Fillah di facebook-nya, “GOETHE: Pencinta Muhammad, Quran & Islam“.

“Andai sang mata tiada bersifat mentari/ mentari tak sanggup dilihat olehnya./ Andai dalam diri tiada daya Ilahi/ bagaimana keilahian sanggup gairahkan kita?” (Goethe, West–östlicher Divan).

Syair di atas adalah petikan dari Mukadimah Diwan karya penyair terbesar Jerman, Johann Wolfgang von Goethe. Ini mewakili keindahan rasa bahasanya yang termasyhur, tentang ketuhanan.

Sampai saat ini masih menjadi kontroversi apakah Goethe telah ber-Islam. Masing-masing pihak memiliki argumen dan opini berdasarkan syair-syair karya Goethe. Antara pro dan kontra pasti berdalil dengan kutipan syair yang ditulisnya. Namun  yang pasti, Goethe sangat mengagumi Islam, Al-Qur’an dan Nabi Muhammad SAW, seperti yang tertulis dalam bait-bait ini:

“Jesus merasa murni dan dengan lembut berpikir/Hanya Satu Tuhan/Siapa yang menjadikan dia sebagai sesembahan/telah menghina kehendak suciNya/Dan karenanya kebenaran harus memancar/seperti apa yang juga telah dicapai oleh Muhammad;/Hanya dengan kalimat “Ahad: Yang Satu”/Dia menguasai seluruh dunia/. (Goethe, West–östlicher Divan)

“Apakah Al Quran abadi?/ Itu tak kupertanyakan!/ Apakah Al Quran ciptaan?/ Itu tak kutahu!/ Bahwa ia kitab segala kitab, sebagai muslim wajib kupercaya.” (Goethe, Das Schenkenbuch)

“Alangkah bodohnya, jika seseorang dalam hal kesemuanya / memuja-muji pendapatnya sendiri / sedangkan Islam berarti, kepada Tuhan sepenuhnya berserah diri / maka sesungguhnya kita semua ini, dalam Islam kan hidup dan mati.” (Goethe, Buch der Spruze)

Siapakah Goethe?

Johann Wolfgang von Goethe lahir di Frankfurt tanggal 28 Agustus 1749. Goethe muda sangat menggemari studi oriental, namun ayahnya menginginkan Goethe untuk belajar hukum. Dia sangat terkesan dengan perjalanan pertamanya ke Timur Tengah, sehingga menginspirasinya untuk mulai menulis sajak yang terkenal itu, Divan, pada tahun 1814/1815. Selanjutnya dia memutuskan untuk belajar pada para profesor studi orientalis (Paulus, Lorsbach dan Kosegarten) dan juga belajar baca-tulis Arab. Kemudian, dia juga mempelajari bahasa Arab, tata bahasanya, buku perjalanan ke Arab, puisi, antologi, shirab Nabawiyah, dan berdikusi dengan pelajar-pelajar oriental. Goethe juga membeli manuskrip asli miliki Rumi, Dschami, Tafsir Al-Qur’an, kumpulan doa, dan manuskrip lain yang berkaitan dengan perbudakan, pembelian dan penjualan, riba, dan lain-lain.


Begitu sempurnanya dan indahnya Islam dengan segala aturannya demi kemaslahatan umat manusia, sampai-sampai orang sekaliber Goethe pun kagum. Sekarang ini mungkin banyak orang Eropa yang mengagumi Islam. Namun, seperti ditulis oleh Ustadz Salim A. Fillah: barangkali mereka masih akan terhalang dari cahaya Islam yang suci sebab gerhana pekat yang menghalanginya. Gerhana itu boleh jadi adalah akhlaq kita sebagai muslim. Perihidup dan laku yang bagi mereka terlihat dari imaji nurani mereka tentang Muhammad, Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam. Maka tugas kita sebenarnya sukar, atau barangkali juga mudah. Terus menggali fahaman akan kepribadian Rasulullah, meneladaninya sejauh yang kita dapat, dan menjumpai mereka yang tergerhana, berbincang memuliakan kebenaran dalam kerendahan hati yang mesra.

Maka merupakan tugas dari kita semua untuk menyapa Goethe dan yang orang-orang yang semisal dia.


Referensi:

Advertisements

5 thoughts on “Goethe dan Islam

  1. Gitu ya, mas?

    Pencarian akan kbnaran ketuhanan biasanya kalau menurut saya, sejauh yg sy amati, kebanyakan krn terpapar buku atau doktrin. Tergantung buku apa atau guru ap yg sering terpapar dg nya.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s