Sekilas tentang Pertanian di Jerman

Giessen an der Lahn - Kontribusi sektor pertanian dan pengolahannya (agri-food) terhadap GNP di Jerman memang hanya 5%. Namun pertanian memiliki peran yang besar bagi masyarakat Jerman. Secara kasar, 1 dari 8 pekerjaan di Jerman berhubungan dengan sektor agri-food ini. Produktivitas pertanian di Jerman cukup tinggi mengingat, seorang petani Jerman dapat memberi makan 144 orang … Continue reading Sekilas tentang Pertanian di Jerman

Advertisements

Benarkah Jerman adalah negara yang sangat kaku?

Giessen an der Lahn - Kita mungkin lebih mengenal Jerman sebagai negara memiliki aturan dan birokrasi yang dijalankan secara kaku dan hampir tidak ada ruang untuk negoisasi. Tapi benarkah demikian? Apakah Jerman benar-benar sekaku itu? Mengamati yang terjadi di Haltestelle (pemberhentian bus) Berliner Platz di Giessen dapat memutarbalikkan stereotype ini. Haltestelle ini cukup ramai karena … Continue reading Benarkah Jerman adalah negara yang sangat kaku?

Benarkah Islam menjadi bagian dari tradisi dan identitas Jerman?

Giessen an der Lahn - Islam yang semakin banyak dan berkembang di Eropa makin mencemaskan kelompok ekstrem sayap kanan. Kelompok ini menyebarkan ketakutan terhadap Islam dan Islamophobia pun makin meningkat akibat kesalahpahaman ini. Di Jerman sendiri, saat ini lebih dari 4 juta umat Islam di Jerman, dan sekitar separuhnya memiliki kewarganegaraan Jerman. Sebagian Muslim datang … Continue reading Benarkah Islam menjadi bagian dari tradisi dan identitas Jerman?

Islam di Jerman: Sejarah, hubungan dengan pemerintah, pengawasan, dan integrasi

Giessen an der Lahn - Islam mulai berkembang sejak berabad-abad yang lalu, mulai berkembang di Jazirah Arab kemudian meluas sampai Eropa. Awal Islam di Jerman Menurut Deustche Islam Konferenz (DIK) persentuhan Jerman dengan Islam paling awal diketahui dari sebagian pasukan Kesultanan Turki Usmani yang tertawan dalam Siege of Vienna di tahun 1683. Namun beberapa diantaranya masuk … Continue reading Islam di Jerman: Sejarah, hubungan dengan pemerintah, pengawasan, dan integrasi

Pertanian Jerman di era NAZI (2): Perang Dunia II (1939-1945)

Giessen an der Lahn - Belajar dari kekalahan Jerman pada Perang Dunia I, NAZI menaruh perhatian besar pada produksi pangan dan distribusinya ke militer garis depan. Karena banyak lahan pertanian terpakai untuk pembangunan dan pelatihan militer, Hitler berpendapat bahwa perang adalah solusi untuk meningkatkan produksi pangan. Ini dilakukan dengan berbagai cara. Pertama, NAZI mengusai lahan … Continue reading Pertanian Jerman di era NAZI (2): Perang Dunia II (1939-1945)

Pertanian Jerman di era NAZI (1): Pra-perang (1933-1939)

Giessen an der Lahn - Partai NAZI berkuasa sejak 1933 saat Hitler ditunjuk menjadi chancellor (kanselir) karena partainya memenangi pemilu, kemudian Hitler menunjuk dirinya sebagai Führer, dan dimulailah pemerintahan diktator. Pada awalnya, NAZI memperoleh dukungan rakyat Jerman karena berhasil membangkitkan perekonomian Jerman yang terpuruk akibat Perang Dunia I dan Perjanjian Versailles. Kebangkitan ini juga tak … Continue reading Pertanian Jerman di era NAZI (1): Pra-perang (1933-1939)

Lika-liku ber-streetphotography di Jerman

Giessen an der Lahn - Dalam posting sebelumnya, streetphotography ini memotret manusia secara "candid" (tanpa pose) di ruang publik. Nah, bagaimana dengan di Jerman? Sebenarnya, hal ini sudah sedikit dibahas di sini. Tapi kali ini akan dibahas secara lebih detail. Jerman memiliki hukum yang paling ketat dalam melindungi privasi seseorang. Bahkan penempatan kamera keamanan di … Continue reading Lika-liku ber-streetphotography di Jerman

Goethe dan Islam

Giessen - Tulisan ini terinspirasi dari tulisan Ustadz Salim A. Fillah di facebook-nya, "GOETHE: Pencinta Muhammad, Quran & Islam". "Andai sang mata tiada bersifat mentari/ mentari tak sanggup dilihat olehnya./ Andai dalam diri tiada daya Ilahi/ bagaimana keilahian sanggup gairahkan kita?" (Goethe, West–östlicher Divan). Syair di atas adalah petikan dari Mukadimah Diwan karya penyair terbesar … Continue reading Goethe dan Islam

Bang Toyib Jerman

Frankfurt am Main - Benar-benar serasa jadi Bang Toyib yang 6 kali puasa dan 6 kali lebaran tidak pulang. Merasakan 6 kali puasa dan 6 kali lebaran di musim panas di Jerman. Banyak suka dan duka telah dilalui selama Ramadhan. Berjuang menahan haus dan lapar selama 18-19 jam di tengah teriknya matahari musim panas. Menahan … Continue reading Bang Toyib Jerman