Menambang “emas putih” di lahan rawa (1)

Giessen an der Lahn - Indonesia adalah pengkonsumsi "emas putih" alias beras terbesar di dunia, yaitu sekitar 127.67 kg/kapita/tahun. Hal ini mengakibatkan produksi dalam negeri tidak mencukupi dan mulai impor sejak 198an, meski pernah mengalami swasembada beras tahun 1984. Saat penduduk semakin meningkat, produktivitas padi cenderung stagnan. Tingkat pertumbuhan produktivitas stabil pada kisaran kurang dari … Continue reading Menambang “emas putih” di lahan rawa (1)

Advertisements

Akankah konflik Suriah menular ke Indonesia? Tinjauan dari sisi pertanian (1)

Banjarbaru - Krisis Suriah yang dimulai sejak Maret 2011 masih belum sepenuhnya usai. Mengenai sebab-sebabnya: tidak sedikit yang memberikan pernyataan bahwa Krisis Suriah terjadi karena munculnya Islam Radikal, seperti ISIS, wahabi, dan lainnya. Beberapa pakar menganalisa lebih dalam bahwa krisis Suriah terjadi karena imbas Arab Spring dan campur tangan pihak asing terutama negara adidaya USA … Continue reading Akankah konflik Suriah menular ke Indonesia? Tinjauan dari sisi pertanian (1)

Pertanian Jerman Timur di era Perang Dingin

Giessen an der Lahn - Setelah kekalahan Perang Dunia II, Jerman pun terbagi dua berdasarkan Perjanjian Postdam. Jerman bagian Timur dikuasai Uni Sovyet, sedangkan sebelah barat dikuasai USA, Inggris dan Perancis. Masing-masing wilayah menerapkan sistem politik dan ekonomi yang berbeda. Selama perang dingin, kedua Jerman memiliki kebijakan pertanian yang berbeda sesuai dengan sistem politik yang … Continue reading Pertanian Jerman Timur di era Perang Dingin

Peluang ekspor produk pertanian ke Jerman

Giessen an der Lahn - Secara total, tren nilai ekspor Indonesia ke Jerman selama 5 tahun terakhir mengalami peningkatan. Peningkatan ini terutama untuk produk pertanian dan perkebunan, furniture, alas kaki, tekstil, dan komponen otomotif. Sementara itu, nilai ekspor produk pertanian Indonesia ke Jerman selama 5 tahun terakhir (2013-2017) memang berfluktuatif, tetapi memiliki tren yang cenderung … Continue reading Peluang ekspor produk pertanian ke Jerman

CAP di Jerman (2): Enakkah menjadi petani di Jerman?

Giessen an der Lahn - Petani di Jerman dijamin sepenuhnya oleh pemerintah dan Uni Eropa melalui mekanisme CAP (Common Agricultural Policy). Dengan mekanisme ini, petani Jerman mendapat insentif berupa pembayaran langsung (direct payment) untuk setiap lahan pertaniannya, insentif untuk menjadikan lahan pertanian lebih hijau (greening), insentif petani kecil, insentif petani muda, dan jaminan harga panen. … Continue reading CAP di Jerman (2): Enakkah menjadi petani di Jerman?

CAP di Jerman (1): Apa itu?

Giessen an der Lahn - Negara-negara Uni Eropa memiliki kebijakan umum pertanian (Common Agricultural Policy - CAP). Kebijakan ini mencakup intervensi dan pendanaan pemerintah demi melestarikan pertanian, membantu petani, dan membuat pertanian lebih hijau dan stabil. Reformasi CAP terakhir diadopsi pada Desember 2013. Di Jerman sendiri, Uni Eropa mengucurkan dana 6,2 milyar euro (Rp 99,2 … Continue reading CAP di Jerman (1): Apa itu?

German Farmer Association

Berlin - Agriculture plays important  role in German economy, where it generates 68 billion euro per year. While, agri-food business contribute 150 billion euro per year, or roughly 4-5% of GDP (GTAI, 2017). Whilst as food producer, farmer has recognized position to determine agricultural policies in Germany. They have a strong association to stand up … Continue reading German Farmer Association

Sekilas tentang Pertanian di Jerman

Giessen an der Lahn - Kontribusi sektor pertanian dan pengolahannya (agri-food) terhadap GNP di Jerman memang hanya 5%. Namun pertanian memiliki peran yang besar bagi masyarakat Jerman. Pertanian di Jerman tidak hanya menjadi penyedia pangan saja, tetapi juga menjaga lingkungan dan budaya bertani bangsa Eropa. Untuk itulah pemerintah Jerman dan Uni Eropa memberi insentif untuk … Continue reading Sekilas tentang Pertanian di Jerman

Pertanian Jerman di era NAZI (2): Perang Dunia II (1939-1945)

Giessen an der Lahn - Belajar dari kekalahan Jerman pada Perang Dunia I, NAZI menaruh perhatian besar pada produksi pangan dan distribusinya ke militer garis depan. Karena banyak lahan pertanian terpakai untuk pembangunan dan pelatihan militer, Hitler berpendapat bahwa perang adalah solusi untuk meningkatkan produksi pangan. Ini dilakukan dengan berbagai cara. Pertama, NAZI mengusai lahan … Continue reading Pertanian Jerman di era NAZI (2): Perang Dunia II (1939-1945)

Pertanian Jerman di era NAZI (1): Pra-perang (1933-1939)

Giessen an der Lahn - Partai NAZI berkuasa sejak 1933 saat Hitler ditunjuk menjadi chancellor (kanselir) karena partainya memenangi pemilu, kemudian Hitler menunjuk dirinya sebagai Führer, dan dimulailah pemerintahan diktator. Pada awalnya, NAZI memperoleh dukungan rakyat Jerman karena berhasil membangkitkan perekonomian Jerman yang terpuruk akibat Perang Dunia I dan Perjanjian Versailles. Kebangkitan ini juga tak … Continue reading Pertanian Jerman di era NAZI (1): Pra-perang (1933-1939)